tabber

Home » » Pembunuh Sadis Bertekuk Lutut

Pembunuh Sadis Bertekuk Lutut

Written By By: Agus Budi Tambunan on Kamis, 16 Mei 2013 | 04.20


" EXSPOSE KASUS PEMBUNUHAN, PEMERKOSAAN, PERAMPASAN DAN KEMERDEKAAN SERTA PENCURIAN OLEH KAPOLRES KARIMUN  DI POLDA KEPRI "

Batam(PN) Kamis tanggal 16 Mei 2013 pukul 14.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri Akbp Hartono, SH diruang kerjanya menerangkan tentang Exspose kasus pembunuhan, pemerkosaan dan perampasan kemerdekaan serta pencurian oleh Kapolres Karimun di Polda Kepri   

 Kamis tanggal 16 Mei 2013 pukul 09.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri yang mewakili Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Yotje Mende, M. Hum menyambut kedatangan Kapolres Karimun Akbp. Dwi Suryo Cahyono, Sik, Kasat Reskrim Polres Karimun Akp. Irfan Asido Siagian, Sik, Kasat Polair Polres Karimun AKP. M. Yoga Buanadipta Ilafi, SH, Sik dan tersangka An. NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH ( Umur 40 thn, asal Lombok, pekerjaan tekong boat, alamat Teluk Uma RT 01 / 01 Tebing Karimun – Kepri ) yang di kawal ketat oleh Personil Sat Polair Karimun di Gedung serba guna Mapolda Kepri.

                Tersangka di Jerat dengan pasal berlapis yaitu : Pemerkosaan dan Perampasan Kemerdekaan ( Pasal 285 dan Pasal 333  KUHP ) dan Pembunuhan serta Pencurian ( Pasal 340 Jo Pasal 339 dan 365 Ayat 3 KUHP ). TKP Penangkapan Tersangka yaitu dirumah tersangka Nurdian Als Jordan Bin Mamik Darmasih di Karimun – Kepri, yang telah memakan korban sebanyak 4 ( Empat ) Orang, Atas Nama :

1.      Siti Jawariyah Binti Jamin ( Korban Selamat )
2.      Matdiam ( Meninggal Dunia )
3.      Supardi ( Meninggal Dunia )
4.      Jazar (  Meninggal Dunia )

Adapun Barang bukti yang di gunakan tersangka untuk menjalankan aksinya adalah :
1.      1 ( satu ) Helai Baju Kaos warna hitam tanpa lengan bertuliskan ” THE MAN THE LEGEND ”
2.      1 ( satu ) Helai Celana Kaos pendek warna biru merk DISNEY
3.      1 ( satu ) Unit Handphone merk Cross Type G10T warna merah dengan nomor IMEI 390912042310481
4.      1 ( satu ) Unit Handphone Merk Nokia Type 110 warna hitam dengan nomor IMEI 354132 / 05 / 787048 / 0 dan 354132 / 05 / 787049 / 0
5.      1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk LOIS warna abu – abu
6.      1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk IDEO warna putih
7.      1 ( satu ) pasang sepatu Merk HALY warna cokelat
8.      1 ( satu ) Buah tali pinggang warna hitam kepala bergambar sepasang pistol
9.      1 ( satu ) Unit Handphone Merk Nokia Type 1280 warna ungu hitam dengan nomor IMEI 355927 / 04 / 063879 / 8
10.  1 ( satu ) Buah tas sandang Merk MIDWAYwarna hitam hijau
11.  1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk FAVO warna biru
12.  1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk DONGAN warna abu - abu
13.  1 ( satu ) Pasang sandal Merk SKYFIT warna hitam biru
14.  1 ( satu ) Buah tas jinjing panjang warna hitam bercorak warna warni bertuliskan HIKER
15.  1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk LEVI’S 505 warna biru
16.  1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk LUIS warna hitam
17.  1 ( satu ) Helai celana panjang jeans Merk LEE COOPER warna biru
18.  1 ( satu ) Pasang septu Merk MENS CLUB warna cokelat
19.  1 ( satu ) Buah pecahan baki warna putih bercorak bunga teratai warna hijau
20.  Uang tunai Rp.1.521.000,- ( satu juta lima ratus dua puluh satu ribu rupiah )
21.  1 ( satu ) Buah toples transparan bertutup warna merah yang berisikan kartu Handphone warna ungu dan MEMORY CARD 2 GB.


Kronologis Kejadian :

                                Pada tanggal 30 April 2013, SITI JAWARIYAH bersama tiga laki-laki lainnya yakni MAT DIAM (suaminya),SUPARDI dan JAZAR berkeinginan pulang dari Seremban, Malaysia menuju Karimun, Kepri melalui jalur legal dengan menghubungi Sdr. DAMRIS  (WNI, 40 thn, asal Kerinci, bekerja sebagai TKI di Seremban-Malaysia), 4 WNI berangkat bersama-sama dari Seremban menuju Pontian. Sesampainya di Pontian, DAMRIS menyerahkan 4 WNI  tersebut kepada seseorang yang bernama FRENGKI warga Negara Malaysia dan menyerahkan uang sebesar RM 750,- per orang. 4 WNI diantar ke kebun sawit pinggiran pantai Teluk Krang Pontian Malaysia, dan diserahkan kepada tersangka NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH.

                        Pada tanggal 1 Mei 2013  sekira pukul 22. 30 waktu Malaysia, lelaki terakhir yang menerima 4 WNI ( korban ) dikenali SITI JAWARIYAH bernama NURDAN, mengajak 4 WNI menyusuri pantai guna menuju boat yang bersandar agak ke tengah laut. Dalam perjalanan, NURDAN menanyakan kepada 4 WNI apakah bisa berenang,4 WNI menjawab tidak bisa. Selanjutnya 4 WNI diminta NURDAN untuk berhenti dan menyerahkan HP yang dimiliki 4 WNI untuk diamankan. Dengan alasan akan memandu satu persatu 4 WNI ke dalam boat, NURDAN memanggil WNI bernama SUPARDI untuk mengikutinya. Selang tidak berapa lama, SITI JAWARIYAH mendengar jeritan tolong dari SUPARDI. Selang 30 menit kemudian, NURDAN menghampiri 3 WNI tersisa dan memanggil MAT DIAM (suami SITI JAWARIYAH ) untuk mengikutinya, selang tidak berapa lama kemudian SITI JAWARIYAH mendengar jeritan tolong  sambil memanggil nama korban SITI JAWARIYAH. Selang 30 menit kemudian, NURDAN menghampiri 2 WNI tersisa dan memanggil JAZAR untuk mengikutinya, selang tidak  berapa lama kemudian SITI JAWARIYAH mendengar jeritan seperti suara lembu di potong. Selang 30 menit kemudian, NURDAN menghampiri SITI JAWARIYAH dan menempelkan parang berlumuran darah kepada leher korban SITI JAWARIYAH sambil mengatakan  KAMU MAU SELAMAT ATAU MATI , kemudian tersangka melakukan pemerkosaan terhaddap korban SITI JAWARIYAH.

                        Selanjutnya korban SITI JAWARIYAH mengatakan kepada tersangka dia sanggup menjadi istri tersangka asalkan tidak dibunuh. Karena kondisi tubuhnya lemas, SITI JAWARIYAH di gendong oleh NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH menuju boat. Sesampai di boat, SITI melihat 2 jenazah bernama MAT DIAM dan SUPARDI yang telah diikat kakinya yang dikaitkan ke boat. Seketika itu juga NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH mengatakan kepada SITI JAWARIYAH untuk tidak banyak cerita terhadap pembunuhan dua jenazah tersebut sambil memperlihatkan parang bekas lumuran darah korban.            

                        Pada tanggal 02 Mei 2013 menjelang shubuh, NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH  ( tersangka ) tidak membawa serta jenazah JAZAR ke dalam boat karena takut kesiangan, dan lansung berangkat dari perairan Pontian, Johor menuju perairan Karimun, Kepri. Di tengah perjalanan, NURDAN memberikan kesempatan kepada SITI  untuk mencium MAT DIAM ( suami SITI JAWARIYAH ) sebagai perpisahan terakhir. Selanjutnya 2 jenazah (MAT DIAM dan SUPARDI) dibuang kelaut oleh NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH dengan cara memotong tali yang telah diikatkan ke kaki korban.
                        Sekitar jam 09.00 WIB sampai di Karimun, Kepri, SITI JAWARIYAH diajak oleh NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH ke rumahnya. Korban SITI JAWARIYAH sempat di perkosa oleh tersangka NURDAN selama dua kali di rumahnya. Sekitar jam 17.00 WIB SITI JAWARIYAH diantar oleh tersangka NURDAN berjumpa dengan Sdr.DAMRIS di Karimun (WNI yang memfasilitasi 4 WNI pulang melalui jalur illegal, sudah sampai di Karimun melalui jalur resmi dengan Ferry).Selanjutnya SITI JAWARIYAH menginap satu malam di rumah M. AKIL atas permintaan Sdr. DAMRIS.

                        Keesokan harinya, pada tanggal 03 Mei 2013 sekitar jam 08.00 WIB, SITI diantar oleh DAMRIS ke pelabuhan Karimun untuk pulang ke Kuala Tungkal, Kerinci menggunakan Ferry. Sesampai di Kuala Tungkal malam hari, SITI bermalam di penginapan Kuala Tungkal. Pada tanggal 04 Mei 2013, sekitar 08.00 WIB, SITI berangkat dari Kuala Tungkal menuju Sungai Abu, Kerinci. Jam 20.00 WIB tiba di Sungai Abu bertemu dengan Kepala Desa bernama ABDUL RAHIM, selanjutnya melaporkan kejadian ke Polres Kerinci. Petugas Polres segera membawa SITI JAWARIYAH ke RSU HA THALIB di Kerinci, sambil proses penyidikan.

Kronologis Penangkapan :

                                Pada awalnya Anggota Satpolair Polres Karimun pada pukul 12.30 Wib  siang menerima informasi dari rekannya yang ada di Jambi ( Riau ) mengenai kejadian pembunuhan yang terjadi di Johor Baru dan didapat informasi dari korban yang selamat SITI JAWARIYAH bahwa tersangka adalah warga Tg. Balai Karimun. 

            Dari keterangan tersebut Satpolair melakukan koordinasi dengan Kasat reskrim Polres Karinci AKP. AGUS Setelah mendapatkan informasi dari Polres Kerinci Jajaran Polda Jambi tentang kasus pembunuhan 3 WNI dan Pemerkosaan, maka pada tanggal 07 Mei 2013 sekitar jam 16.30 WIB dipimpin oleh Kabagops Polres Karimun Kompol  HARI PURNOMO, S,Ik, SH dan Kasat Polair Polres Karimun AKP. M. YOGA BUANADIPTA ILAFI, SH, SIK.  beserta 10 anggota Satpolair telah melakukan penangkapan terhadap Sdr. NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH   ( Umur 40 thn, asal Lombok, pekerjaan tekong boat, alamat Teluk Uma RT 01 / 01 Tebing Karimun – Kepri ) tanpa perlawanan. Dalam pengakuan NURDAN Als JORDAN Bin MAMIK DARMASIH bahwa pada tanggal 01 Mei 2013 sekitar jam 22.30 waktu Malaysia telah menerima 4 WNI dari seseorang An. FRENGKI untuk diseberangkan melalui jalur illegal dari perairan Pontian, Johor menuju Perairan Karimun, Kepri dengan imbalam RM 150,- per orang. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan Ke Polres Karimun untuk penyidikan lebih lanjut.
Demikian  Kabid Humas Polda Kepri Akbp Hartono, SH menerangkan  dari ruang kerjanya.
 kepada Media .(Agus budi)
Share this article :
 
Rekumendasi Blog By : Pimpinan Redaksi Surat Kabar Umum Palapa Nusantara l Oleh : Tolopan Silaban
Copyright © 2011. Palapa Nusantara Perwakilan Kepri - All Rights Reserved
Created blog by Agus Budi Tambunan. Published Post Oleh segenap Wartawan Palapa Nusantara kepulauan Riau